PERTEMUAN VI (19/10)
Nama : Vivi Rima Mellinda
Kelas : A3KPI
Mata Kuliah : Teori Komunikasi
Dosen : Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I
Instansi : IAIN Kudus
Dalam mata kuliah Teori Komunikasi pada pertemuan kelima ini dilakukan secara daring dipimpin oleh kelompok 5 yang terdiri oleh 3 orang pemateri yaitu Azza Nurussa’adah (1940210018), Rahmat Kamal Dafiq (1940210030),
Muhammad Yusuf Falahi (1940210033)
Sesuai dengan RPS dan kontrak perkuliahan pada pertemuan kali ini, kelas menyepakati untuk berdiskusi melalu WhatsApp Grup. Dalam pertemuan kali ini membahas tentang "Teori Komunikasi Kelompok".
Berikut adalah paparan diskusi pertemuan keenam ;
KOMUNIKASI KELOMPOK merupakan interaksi individu dengan individu lain sehingga adanya sebuah kelompok untuk mengadakan kegiatan rapat,konferensi dan kegiatan lainnya.Kegiatan ini dilakukan untuk berbagi informasi mendiskusikan masalah dimana akan muncul keterikatan satu sama lain didalam kelompok itu sehingga ada tujuan,visi,misi yang sama.
Adapun karakteristik teori komunikasi kelompok :
1. Komunikasi Kelompok bersifat formal.
2. Komunikasi Kelompok terorganisir
3. Komunikasi Kelompok terlembagakan
4. Komunikator dalam kelompok ini haruslah:
- Mencoba mengisolisir bebrapa proses yang sederhana dan mudah dimengerti dari sekian banyak proses-proses yang timbul secara simultan.
- Menggunakan beberapa istilah yang akan memudahkan untuk mengorganisir pengamatan.
Macam-macam Teori Komunikasi Kelompok :
1.Teori Keseimbangan (Heider)
Teori ini menjelaskan bahwa bagaimana individu –individu sebagai bagian dari struktur sosial,misalnya sebagai suatu kelompok cenderung untuk menjalin hubungan satu sama lain.
2.Teori SistemA-B-X Newcomb
Teori ini merupakan perluasan dari teori intar pribadi kepada interaksi antar anggota kelompok yang hanya terdiri dari dua anggota saja.Model dari Newcomb ini mengandung 3 unsur,yaitu A dan B mewakili dua orang inidividu yang berinteraksi serta X sebagai objek pembicaraan(komunikasi).
3.Teori Proses Perbandingan Sosial
Teori ini tentang proses-proses perbandingan sosial. Leon Festinger membedakan antara kenyataan fisik dengan kenyataan sosial.Apabila pendapat,sikap,dan keyakinan dapat diukur secara fisik maka itu berarti kita berhubungan dengan kenyataan .Akan tetapi,bila pendapat,sikap,dan keyakinan tidak didasarkan pada kejadian yang mudah diukur maka kita berhadapan dengan kenyatan sosial.
4.Teori Pertukaran Sosial
Model Thibault dan kelley mendukung asumsi-asumsi yang dibuat oleh Homans dalam teorinya tentang proses pertukatan sosial.Asumsi tersebut khususnya mengatakan bahwa interaksi manusia mencakup pertukran barang maupun jasa serta tanggapan-tanggapan individu yang muncul melalui interaksi di anatara mereka mencakup imbalan(reword) sekaligus pengeluaran(costs)
5.Teori Sosiometris dari Moreno
Pada dasarnya teori ini berhubungan dengan”daya tarik”(attraction) dan penolakan(repulsions) yang dirasakan oleh individu-individu terhadap satu sama lain serta implikasi perasaan-perasaan ini bagi pembentukan maupun struktur kelompok.
Itulah diskusi pada pertemuan keenam Teori Komunikasi. Setelah itu di bukalah sesi tanya jawab.
Semua di ajurkan untuk bertanya atau menjawab karena itu merupakan bukti kehadiran selain itu melatih dinamika diskusi kita.
Saya : Mb. Mas. Tolong jelaskan karakteristik komunikasi kelompok pada bagian komunikasi kelompok terlembagakan.
Vivi Rima Mellinda 1940210026
Presenter : saya akan menjawab pertanyaannya mba vivi, maksud dari komunikasi kelompok kelembagaan yaitu suatu komunikasi dalam kelompok yang di dalamnya di lakukan atau adanya suatu aturan mainnya, seperti dalam suatu lembaga.
Setelah diskusi selesai, ditutup oleh pemateri kelompok 5 dan juga bu Primi Rohmini, S.sos.,M.S.I dengan bacaan hamdalah.
Sekian tulisan dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar